Daftar Nama Pondok Pesantren Di Purbalingga

 
No Nama Pondok Pesantren Alamat Kecamatan Tokoh Pendiri 

1 Pondok Pesantren Al Husaini Jl. Ponpes Al Husaini Kemangkon HB. Husain Al Jufri, H, Drs
2 Pondok Pesantren Nuurul Fadiilah Majasem RT 01 RW 05 Kemangkon K. Kasrawi
3 Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Toyareka Kemangkon Abu Hamdani Ali, K
4 Pondok Pesantren Al Islah Karanggedang Bukateja Marzuki, K.H
5 Pondok Pesantren Darul Abror Desa Kedungjati Rt. 01 Rw. 07 Bukateja Abror Mushodik, K.H
6 Pondok Pesantren Darussalam Jl. Masjid Al-Barokah Bukateja Arifin Abdul Ghofur, K.H
7 Pondok Pesantren Fathul Ulum Kedungjati Bukateja Muhajir, K
8 Pondok Pesantren Hidayatus Sibyan Cipawon Bukateja Ahmad Muthohar
9 Pondok Pesantren Minhajut Tholabah Jl. Al-Ikhlas Kembangan Bukateja M. Anwar Idris, K
10 Pondok Pesantren Nahdlotut Thollab Wirasaba Tes RT. 02 RW. 08 Bukateja Maftuhin Abdillah K
11 Pondok Pesantren Nuurul Qur'an Bukateja Purbalingga Bukateja Ichsanuddin Yusuf, K.H
12 Pondok Pesantren Raudlatul Asmuiyyah Telarpuncung Rt. 03 Rw. 01 Bukateja Asmu;i
13 Pondok Pesantren Yusufiyah Rt 02 RW 05 Bukateja D. Maksum Drs. KH
14 Pondok Pesantren Attohariyyah Lamuk Kejobong Ach. Tohari Mustofa Ismail K
15 Pondok Pesantren Miftakhussurur Karanggandul Kaligondang K Abdul Rochman
16 Pondok Pesantren Hidayatus Sibyan Purbalingga
17 Pondok Pesantren Irsyadutthullab Kertanegara Purbalingga KH Anwar
18 Pondok Pesantren Modern Abu Dardiri PEnambangan Purbalingga Ust Ach Suparman
19 Pondok Pesantren Raudlotul Qur'an Penambongan RT. 02 RW. 05 Purbalingga Imam Suroso, K
20 Pondok Pesantren Ar Rahman Jl. Sukun Kalikabong Kalimanah Moch. Yazid Ar, K.H
21 Pondok Pesantren Roudlotul Arifin Blater Rt. 03 Rw. 02 Kalimanah K. Abdullah Rosyid
22 Pondok Pesantren An Nahl Karangreja RT. 05 RW. 03 Kutasari Kosim, BA
23 Pondok Pesantren Nurul Huda Karangreja RT. 01 RW. 08 Kutasari Ali Mubarok
24 Pondok Pesantren Mujahadah Jl. KH. Moh. Umar RT 04 RW 05 Mrebet Kh Ikhsanudin
25 Pondok Pesantren Al Furqon Menur No. 19, Majapura RT. 02 Bobotsari Akhmad Khotib F, Drs, M.Pd.
26 Pondok Pesantren Durrotut Tholibin Bobotsari RT. 03 RW. 08 Bobotsari K.M. Mursyid MH.
27 Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Ikhlash Bandingan Majapura Bobotsari Sahal Abdullah, Ust.
28 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pratin Kutabawa Karangreja K M. ZAhriadi, AMd
29 Pondok Pesantren Al Hidayah Karanggedang RT. 04 RW, 02 Karanganyar Sahmad Al Baedowi A.Ma.K
30 Pondok Pesantren Al Itqon Kalimanggis RT 03 Rw 03 Karanganyar Hasan Basri, K
31 Pondok Pesantren Almushafiyah Kaliputat, Karanganyar Karanganyar Moh. Soleh, H
32 Pondok Pesantren Darul Abror Bungkanel Karanganyar Zaeni Hasan, K
33 Pondok Pesantren Kuno Darul Ikhya Maribaya Karanganyar K. Masykur Jalaluddin
34 Pondok Pesantren Nurul Huda Kaliori Karanganyar K. Nurchamid
35 Pondok Pesantren Roudlotussolihin Sukuwarah Kalijaran Karanganyar M Hisyam Abdul Karim K.H
36 Pondok Pesantren Darul Ulum Baleraksa Karangmoncol Abdul Khalid, K.H
37 Pondok Pesantren Darussalam Karangmoncil RT 03 RW 02 Karangmoncol K Muh. Qomarudin
38 Pondok Pesantren Mahdum Wali Perkasa RT 01 RW 01 Pekiringan Karangmoncol Suyono R, SH
39 Pondok Pesantren Mamba'ul 'Ulum Tungmuli Karangmoncol Muhammad Roni, K
40 Pondok Pesantren Nuurul Huda Tamansari Karangmoncol Chamid Al Basthomy, K
41 Pondok Pesantren Madinah Al Ikhlas Kudus 3 Makam Rembang HM Aji MT
42 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Purbalingga Rembang K Mushoni
43 Pondok Pesantren Al Amanah Assalafiah Rt 02 RW 04 Karangjambu K Khotibul Umum
44 Pondok Pesantren Al Ikhsan Karangjambu Karangjambu Hasim Asari, KH
45 Pondok Pesantren Al Intihadiyyah jingkang RT 08 RW 03 Karangjambu K. NAsirin
46 Pondok Pesantren Al Ridlo Purbasari RT 02 RW 03 Karangjambu Imam baghaqi
47 Pondok Pesantren Assalaf Sigupitpurbasari Karangjambu Muhammad Mukhlis Sholikhin, K
48 Pondok Pesantren Darussalam Desa Sanguwatang RT 03 RW 01 Karangjambu M. Ismangil
49 Pondok Pesantren Al ikhtihad Gemuruh Padamara K. Abd Azis Al Amin
50 Pondok Pesantren Nurul Barokah Ds. Beji RT. 01 RW. 01 Bojongsari Muh. Syafi'i Abror, K
51 Pondok Pesantren Rodlotul Mu'jizat Ds. Pekalongan Bojongsari K Umi Maktum
52 Pondok Pesantren Nurul Ulum Pasunggingan RT 26 RW 10 Pengadegan Muhammad Rokhedi, K
53 Pondok Pesantren Nuurul Huda Karangtengah Pengadegan Muhammad Akhsan, K
54 Pondok Pesantren Mambaul Ikhsan Karang Pucung Rt 03 RW 02 Kertanegara Achmad Baedowi SPdI, K
55 Pondok Pesantren Roudlotul 'Ulum Wotan Karangpucung Kertanegara Akhmad Sururi, K
56 Pondok Pesantren Salafiyah Tlepok RT 02 Rw 01 Kertanegara K, Syaeraji
57 Pondok Pesantren istiqomatussalafiyyah Kertanegara

7 TIPS MENENANGKAN HATI

 
7 Tips Menenangkan Hati

Beberapa hal berikut ini mungkin layak anda pertimbangkan untuk menenangkan hati dan pikiran:

1. Berzikir

Pesan al-Qur’an menyatakan dengan berzikir maka hati akan tenang. Ini adalah tips paling ampuh untuk menenangkan jiwa. Di antara bentuk zikir yang terbaik adalah dengan sholat dan membaca al-Qur’an.

2. Relaksasi

Melakukan relaksasi terbukti dapat membuat seseroang menjadi tenang dalam menghadapi berbagai situasi yang kurang menyenangkan atau penuh tekanan. Relaksasi dapat dilakukan dengan berbagai variasi, misalnya menarik nafas dalam-dalam, melakukan latihan-latihan ringan untuk mengendurkan otot-otot, atau pun dengan kata-kata: “relaks; tenang aja; take it easy; gak apa-apa kok”.

3. Humor

Meskipun amarah merupakan suatu hal yang serius tetapi jika anda mau merenungkan atau mencermatinya secara mendalam maka tidak jarang di dalam kemarahan seringkali tersimpan hal-hal yang bisa membuat anda tertawa. Bahkan seringkali anda menemukan bahwa hal-hal yang menjadi penyebab kemarahan adalah suatu hal yang lucu dan sangat sepele. Namun demikian dalam penggunaan humor hendaklah perlu diperhatikan 2 hal: 1) jangan menggunakan humor hanya untuk mentertawakan masalah yang sedang anda hadapi tetapi gunakan humor sebagai suatu cara yang konstruktif untuk menyelesaikan masalah; 2) jangan menggunakan humor-humor yang bersifat kasar atau sarkastik sebab hal itu merupakan bentuk ekspresi kemarahan yang tidak sehat.

Catatan: namun demikian jangan berlebihan. Canda Rasulullah saw. Adalah sebuah canda yang tidak berlebihan.

4. Mengubah Cara Pandang

Individu yang sedang marah cenderung mengumpat, mengutuk, menyumpah dan mengucapkan berbagai macam kata-kata yang menggambarkan perasaan di dalam hatinya. Ketika sedang marah maka pikiran anda dan tindakan bisa menjadi berlebih-lebihan dan dramatis. Oleh karena itu cobalah mengubah pikiran-pikiran yang berlebih-lebihan tersebut dengan suatu yang rasional. Contoh: daripada anda mengatakan: “ah, ini sangat mengerikan, hancur semuanya, ini adalah mimpi buruk bagi saya”, cobalah mengubahnya dengan : “ya memang hal ini membuat saya frustrasi, dan saya bisa memahami mengapa saya menjadi marah, tetapi ini bukanlah akhir dari segala-galanya bagi saya dan kemarahan tidak akan mengubah apa-apa”.

Mengingat bahwa amarah seringkali berubah menjadi irasional maka untuk mengendalikannya dibutuhkan pemikiran yang logis. Semakin anda bisa berpikir logis (bisa mempertimbangkan akibatnya dan berpikir jauh ke depan, dsb) maka akan semakin mudah anda mengendalikan amarah dalam diri. Ingatkan diri anda bahwa apa yang sedang terjadi pasti tidak hanya dialami oleh anda seorang diri dan dunia tidak pernah berpaling dari anda. Apa yang sedang terjadi hanyalah merupakan suatu “tinta merah” dalam kehidupan anda. Ingat-ingat akan hal ini setiap kali anda merasa marah supaya anda bisa mendapat pandangan yang lebih seimbang.

5. Selesaikan Masalah secara Tuntas

Mengingat bahwa kemarahan bisa dipicu oleh hal-hal yang datang dari dalam diri seperti adanya masalah yang belum terselesaikan, maka akan sangat baik jika anda menyelesaikan setiap masalah yang muncul sesegara mungkin dan tuntas. Meskipun dalam hidup mungkin ada masalah yang bisa terselesaikan tanpa campurtangan anda secara signifikan, namun alangkah baiknya jika anda membiasakan diri menyelesaikan setiap permasalahan yang berhubungan dengan diri anda. Dengan berkurangnya beban psikologis dalam diri anda maka kemungkinan menjadi marahpun akan berkurang.

6. Melatih cara Berkomunikasi

Dalam banyak kasus orang menjadi marah karena kegagalan dalam berkomunikasi. Contoh: ketidaksiapan

dalam menghadapi perbedaan pendapat, tidak bersedia menjadi pendengar atau pun selalu berusaha memaksakan kehendak pada orang lain. Hal-hal seperti inilah yang biasanya membuat orang yang marah cenderung mengambil kesimpulan secara cepat dan kesimpulan tersebut seringkali aneh dan tak terduga.

Meskipun setiap individu berhak untuk membela diri ketika dikritik atau diajak adu argumentasi, namun untuk itu diperlukan ketenangan dan sikap untuk tidak merespon secara terburu-buru. Ada baiknya anda mendengarkan secara cermat apa yang ingin disampaikan oleh orang lain, bahkan ketika orang tersebut mengemukakan pendapat yang bertentangan dengan anda. Hal ini memang memerlukan kesabaran dan sikap rendah hati dari anda, tetapi dampaknya akan sangat bermanfaat sebab ketika tidak timbul amarah dalam diri anda maka situasi yang ada pasti dapat dikendalikan. Hasil positifnya anda menjadi lebih matang dalam berkomunikasi.

7. Mengubah Lingkungan

Apa yang dimaksudkan dengan mengubah lingkungan dapat berupa penataan kembali tempat tinggal ataupun tempat kerja anda. Mengubah lingkungan dapat juga berarti merubah aturan main yang berlaku di lingkungan tersebut dan juga termasuk mengubah kebiasaan diri anda sendiri untuk menghindari lingkungan yang tidak menyenangkan atau keluar dari lingkungan tersebut untuk sementara waktu. Contoh: daripada anda menjadi marah-marah kepada rekan kerja karena jenuh dengan kondisi kerja yang ada, maka ada baiknya anda mengambil cuti kerja dan pergi ke suatu tempat untuk menenangkan diri. Dengan cara ini maka pikiran anda akan menjadi fresh kembali dan siap bekerja tanpa marah-marah.

Saya minta maaf kepada semua pihak, semoga bermanfaat! Pada Allah swt. Saya mohon ampunan.

PENTING UNTUK PARA SUAMI

 
 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكَاتُه
*Pd saat seminar kasih syg, seorang Host mengadakan suatu permainan kecil kpd salah satu peserta. Adi namanya.

Trainer: "Mari kita buat satu permainan, mohon pak Adi bantu saya kedepan."

Kemudian pak Adi berjalan menuju Papan Tulis.

Trainer: ”Silahkan tulis 10 nama yg paling dekat dgn anda !”
Dlm sekejap sdh dituliskan semuanya oleh pak Adi
Ada nama tetangganya, nama orang tuanya, istrinya,
mantan kekasihnya, anaknya dll.

Trainer: ” Silahkan anda coret 2 nama yg menurut anda tdk penting !”
*Adi lalu mencoret nama tetangganya.

Trainer: ”Silahkan Coret 2 nama lagi !”
Adi mencoret nama teman2 kantornya.

Trainer: ”Silahkan Coret 1 nama lagi !”
Adi mencoret 1 nama dari papan tulis & seterusnya sampai tersisa 3 nama yaitu ibunya, istrinya, & anaknya.

Tiba2 trainer berkata : ”Silahkan Coret 1 nama lagi !”
Adi perlahan mengambil pilihan yg amat sulit lalu dia mencoret nama orang tuanya secara perlahan.

Trainer: ”Silahkan Coret 1 nama lagi !”
Hati Adi menjadi bingung. Kemudian mengangkat spidol & lambat laun mencoret nama anaknya. Adi pun tiba2 menangis.

Setelah suasana tenang Trainer bertanya kepada pak Adi. "Kenapa orang terkasihmu bukan orang tua yg membesarkan Anda ?, atau anak anda yg merupakan darah daging anda ?, sedang istri itu bisa anda cari lagi. Tapi mengapa anda berbalik memilih istri anda sebagai orang yg paling sulit untuk dipisahkan dari anda ?”

Semua peserta didalam ruangan berdebar debar menunggu jawaban dari Pak Adi
Lalu pak Adi berkata dg tegas "Sesuai waktu berlalu, orang tua saya akan pergi meninggalkan saya, sedangkan anak jika sdh dewasa lalu menikah, setelah nikah pasti meninggalkan saya juga, tapi yg benar² bisα menemani saya dlm hidup ini adalah ISTRI saya.

Bahkan orang tua & anak itu bukan saya yg memilih, tapi saya sendiri yg memilihISTRI saya dari seluruh wanita yg ada di dunia ini.

Pasangan hidup adlh karunia, Pernikahan adlh anugrah bahagialah sang Suami yg gak pernah menyakiti Istrinya...!(y) Ɓε̲̣̣̣̥τ̩̩̥υ̲̣̥Ɩ⌣Ɓε̲̣̣̣̥τ̩̩̥υ̲̣̥Ɩ⌣Ɓε̲̣̣̣̥τ̩̩̥υ̲̣̥Ɩ ƍĪ

5 CARA MENGHADAPI MASALAH ANDA

 
5 cara menghadapi masalah anda

Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya akan diberi jalan keluar dari setiap urusannya dan diberi pertolongan dari tempat yang tak terduga, danbarangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya akan diucukupi segala kebutuhannya (QS Ath-Thalaq: 2-3)

Fitnah, musibah, kekurangan harta, penyakit, penghinaan, adalah sebagian masalah yang akan selalu menghampiri kita. Ke mana pun kita pergi dan di mana pun kita berada, ia akan selalu turut serta. Masalahnya, bagaimana sikap kita terhadap masalah tersebut? Inilah yang akan menentukan sukses tidaknya hidup kita; bahagia atau nestapanya perasaan kita. Kenyataan pun memperlihatkan, ada yang hancur oleh masalah; namun tak sedikit yang melejit menjadi manusia terhormat, berkah dari masalah yang menimpa. Karena itu, kita harus memiliki pemahaman bahwa masalah yang menimpa bukan sebagai beban apalagi bencana, namun anggaplah sebagai karunia untuk meningkatkan ilmu, amal, wawasan, ganjaran, dan kemuliaan di sisi Allah.

Bukankah selama bertahun-tahun sekolah, kita harus menghadapi berbagai macam ujian hingga akhirnya kita lulus dan dihormati sebagai orang berpendidikan? Kuncinya, bila ingin mendapatkan nilai terbaik, kita harus mempersiapkan diri dengan belajar dan berlatih terus menerus. Setelah itu hadapi ujian dengan niat dan cara terbaik agar lulus dengan nilai terbaik. Nah, ketika dihadapkan pada sebuah masalah, sikap seperti apa yang harus kita ambil? Kuncinya adalah 5 "Jangan" yang akan membantu mengatasinya:

1. Jangan panik

Saat tertimpa suatu masalah, langkah pertama yang harus kita ambil adalah jangan panik. Kepanikan hanya akan menambah masalah daripada menyelesaikan masalah. Maka latih diri dan keluarga untuk tenang dan tidak panik menghadapi situasi segawat apapun.

2. Jangan emosional

Jangan terpancing untuk marah dan bertindak emosional ketika kita dihadapkan pada suatu masalah. Marah hanya akan memuaskan nafsu, sedangkan nafsu yang tidak terkendali bukan jalan meraih kebenaran dan kemuliaan hidup. Bukan tidak boleh kita bertindak, yang tidak tidak boleh adalah bertindak secara emosional.

3. Jangan tergesa-gesa

Tergesa-gesa itu berasal dari setan. Tindakan tergesa-gesa hanya akan menuai penyesalan. Maka kendalikan diri, jangan ingin cepat-cepat menyelesaikan suatu aktivitas tanpa perhitungan matang. Saat kita dihadapkan pada masalah yang rumit, segera petakan masalah tersebut, kumpulkan informasi secara BAL (benar, akurat, dan lengkap). Setelah informasi terkumpul baru kita membuat keputusan dan segera bertindak.

4. Jangan larut mendramatisasi

Sebagian penderitaan yang dialami adalah hasil dramatisasi pikiran kita sendiri. Akibatnya persoalan jadi tampak gawat, darurat, dan mencekam. Padahal boleh jadi setelah dijalani, masalah tersebut tidak segawat dan semencekam yang diperkirakan.

5. Jangan putus asa

Masalah akan membuat kita terpuruk dan menjadi hina, bila kita putus asa menghadapinya. Putus asa terlarang bagi seorang Muslim.. Putus asa lahir dari lemahnya ilmu dan keyakinan pada Allah SWT. Ingatlah, bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Dalam QS Al-Insyirah ayat 5-6 diungkapkan bahwa satu kesulitan selalu diapit oleh dua kemudahan. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .

Saudaraku, sekali lagi, kita tidak mungkin lepas dari masalah. Maka, amalkan prinsip "LIMA JANGAN" saat masalah menimpa. Lalu terima dan hadapi masalah ersebut dengan lapang dada, setelah itu jalani sebagai sebuah proses pembelajaran, kemudian hayati ikmah di balik masalah itu, hingga akhirnya kita bisa menikmatinya sebagai karunia dari Allah SWT. Wallahu alam.

BUAT ISTRIKU TERCINTA

 
BARAKALLAH..
Segala pujian bagi ALlah telah memberikan anugerah kepadaku yaitu seorang isteri.Yang memberikan perasaan tenteram dan nyaman di dalam hati. Isteriku yang cantik dan sholeh …
Panggilan ini untuk dirimu wahai isteriku.
Bermulanya dari ikatan sah yang menghancur lumat keinginan syaitan iblis yang ingin membawa engkau dan dia ke kancah penzinaan yang dimurkai Allah. Isteriku …
engkaulah yang membantu dalam urusan rumah tangga.
Yang mengemas rumah, membasuh pakaian. Tempat diriku meluahkan perasaan apabila pusing.
Bila aku dalam keadaan amarah – Engkau mendiamkan diri menelan bulat apa yang ditegur. Dan apabila suasana kembali aman, Engkau tetap tersenyum dan berkata dengan baik denganmu.
Isteriku …Kau mengingatkanku apabila aku terlupa. Sesekali aku bosan mendengar omelanmu, tetapi itu untuk kebaikanku juga
Sebab tidak semua perkara aku akan ingat segalanya.
Isteriku …
Engkaulah wasilah yang menyambung zuriatku. Membawa dalam rahimnya seorang anak dengan penuh sabar dan tabah walaupun payah. Bertarung dengan nyawa untuk melahirkan penyejuk mata, lalu aku menyambutnya sebagai seorang ayah.
Isteriku …
Kau tetap juga meneruskan tugasmu sebagai seorang isteri setiap hari. Air tanganmu yang ikhlas, menjamukan lauk pauk dan duduk bersama-sama untukku.
Isteriku …
Bukankah engkau yang selalu risau tentang diriku?
Pasti ditanya khabar di mana aku berada. Lalu apabila khabarnya dibalas dengan jawapan yang menyenangkan hati. Kau tersenyum lega.
Isteriku …
Sabarlah menerima teman yang menjadi suamimu ini yang tidak lepas dari kekhilafan.
Yang berusaha menjadi suami yang baik untukmu.
Terima kasih wahai ISTRIKU YANG Cantik dan Shalehah
Semoga syurgalah tempat tinggalmu nanti…

DARI SUAMIMU YG HINA.